Kamis, 12 Mei 2016

5 Fakta Tentang Barongsai, "Hewan" yang Sering Muncul Di Tahun Baru Imlek

 
Udah nggak asing lagi kan sama Barongsai? Itu loh pertunjukkan khas Tionghoa yang bisa kamu jumpai setiap perayaan Tahun Baru Imlek. Barongsai yang biasanya dimainkan oleh 15 orang ini biasanya juga diramaikan dengan penggunaan alat musik Simbal, Gong, dan Tambur. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, kehadiran Barongsai pada pergantian tahun bisa mengusir aura-aura buruk yang bisa membawa petaka. Penasaran fakta-fakta apalagi tentang Barongsai yang harus kamu ketahui? Yuk cari tahu sama-sama.

Awal Mula Munculnya Barongsai

Barongsai adalah kesenian tradisional Tiongkok dengan menggunakan kostum yang menyerupai singa. Barongsai sendiri mulai populer pada zaman dinasti Nan Bei sekitar tahun 420-589 Masehi. Saat itu, seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan yang hendak menguasain kerajaan. Nggak nyangka kan kalau pada akhirnya Barongsai ini bisa melegenda sampe sekarang.

Barongsai Versi Nian Paling Terkenal

Sebenarnya ada banyak macam versi kesenian Barongsai, tetapi versi Nian atau monster adalah yang paling terkenal. Pasalnya, kesenian ini menceritakan tentang seekor singa (barongsai) yang mampu mengusir Nian yang meresahkan penduduk desa, sebab Nian suka merusak tanaman pertanian, mengganggu hewan ternak, juga memakan anak-anak. Sehingga masyarakat Tionghoa meyakini bahwa Barongsai bisa mengusir hal-hal buruk.

Pemain Barongsai Harus Bisa Kungfu

Loopers, percaya nggak sih kalau sebelum bisa memainkan barongsai, para pemain harus lebih dulu menguasai Kungfu. Soalnya, gerakan-gerakan dalam pertunjukkan barongsai memang sama dengan gerakan kungfu. Selain itu, berlatih kungfu terlebih dulu bisa memudahkan pemain dalam hal keseimbangan dan kekuatan tubuh.

Ada Etikanya Juga, Loh!

Wah, ternyata selain mempelajari Kungfu, pemain Barongsai juga harus mengetahui etika-etika dalam pertunjukkan Barongsai. Pertama-tama, mereka harus menunduk tiga kali untuk memberi salam, hal yang sama juga dilakukan saat perpisahan. Selanjutnya, para pemain nggak boleh berdiri pada dua kaki saat mengangkat kepala sebab bisa dianggap nggak sopan.

Berat Kepala Barongsai Mencapai 25KG

Nah, loh, kaget kan kalau ternyata kepala Barongsai itu beratnya bisa mencapi 25 KG. Kepala barongsai ini biasanya dibuat dari bubur kertas yang dicetak. Kemudian dicat dan dihiasi dengan bulu-bulu, manik, dan juga lonceng. Biasanya, di belakang kepala akan dijahitkan kain panjang yang menggambarkan tubuh singa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar